Jelajahi Lina's Blog

Rabu, 06 Februari 2013

Hujan Punya Cerita


Sekarang hujan sedang turun, ya sekarang di sore hari ini. Ini bukan tentang bagaimana ia turun, bukan tentang seberapa deras ia turun, bukan tentang berapa rintik ia jatuh, bukan tentang darimana dan bagaimana ia turun, ok pernyataan terakhir memang pernyataan yang agak asal. Tapi ini tentang bagaimana hujan saat ini turun membasahi kemejaku, tasku, sepatuku, bukan ingin memberitahu aku sedang basah karena hujan, tapi saat basah seperti ini ada sesuatu dalam hatiku yang membuat aku tersenyum sendiri menikmati hujan.
‘huft’ aku menghela nafas ketika sampai di halte bus kampus, hanya untuk berteduh karena untuk ke kostku tidak perlu naik bus cukup jalan kaki saja, aku baru pulang kuliah dan hendak menuju kost. Aku berdiri ditepi halte, menampung tetes hujan menggunakan telapak tanganku ‘serasa dalam lirik lagu “sunny”-nya BCL’ batinku. Dalam tiap tetes hujan aku melihat, diam-diam hujan menyimpan sejuta rasaku, diam-diam aku punya rahasia bersama hujan, diam-diam hujanpun menyimpan sejuta ceritaku. Ya! Entah berapa tahun silam.
“kau mau pulang” katanya.
“ya” jawabku singkat sambil meremas rok abu-abuku. Waktu itu waktu masih menggunakan seragam putih abu-abu.
“pulang sama siapa” kembali ia bertanya
“sendirian” kataku.
 “naik apa” dia tetap bertanya ditengan aku menjawab dengan singkat, “jalan kaki”.
“Hujan looh, kok jalan kaki” katanya lagi, aku mulai kesal dengan beribu pertanyaannya, aku tidak lagi menjawab pertanyaan terakhirnya.
Aku menembus hujan sambil memeluk tasku, ya di sore hari ketika aku pulang dari sekolah seperti saat ini, aku pun basah dibalik seragam putih abu-abuku. “hei, aku juga jalan kaki kenapa kita tidak pulang bersama saja dan kenapa  harus menahan hujan tunggu saja reda sebentar lagi”, aku menoleh dan dia melambaikan tangan tanda mengajak untuk berteduh lagi dan bodohnya aku menurut. Dimulai dari karena hujan, dimulai dari ketika menunggu redanya hujan, dan dimulai dari pulang bersama ditengah hujan.
Aku mengenalnya bukan ketika hujan disore itu. Aku mengenalnya sejak dia, hhmmm sejak kami bersekolah disini aku sudah tau dia, dia punya daya tarik tersendiri untuk menarik perhatian, asyik, gokil, kocak, menyenangkan, sekaligus menjadi siswa urakan dan terkenal nakal tapi ya itu dia baru mengenalku kemarin sore. Satu hal baru buat dia, tapi tidak buatku.
            Sejak saat itu aku punya teman baru, teman cowok. Ya, tidak seburuk yang dikira orang selama ini, berteman dengan pria punya penilaian negative tersendiri untuk orang-orang. Tapi apa yang mereka tahu, apa yang mereka tahu tentang asyiknya berteman dengan lawan jenis, tentang serunya berbagi cerita dengan mereka terkhusus dengannya. Aku bukan hanya tertarik untuk mendengar ceritanya, bukan hanya tertarik untuk jalan bersama ketika pulang dengannya, aku tertarik untuk tahu lebih banyak tentangnya.
Banyak waktu yang berlalu dengannya, banyak ya banyak. Bahkan berkali-kali musim penghujan ku lewati bersamanya.
Semester akhir di kelas XII, akan menjadi semester terakhir pertemanan kami. Akan ada musim hujan lagi yang akan kami lewati sebelum kami meninggalkan bangku sekolah, harusnya kubuat janji dengannya untuk bertemu. Ya!
To : 08996773xxxx
Mess : turun hujan pertama dibulan ini, kita ketemu ya !

Tit tit tit
New message
From : 08996773xxxx
Mess : haha, ok ok, kenapa ? setiap hujan sepertinya kita punya janji

Ku balas lagi.
Ya janji yang tersirat dan tidak pernah terucap, hanya berjalan seadanya saja. Aku mulai menikmati turunnya hujan sejak kenal dan pulang bersamanya diwaktu hhujan disore itu. Kenapa aku harus bertemu dengannya di hari pertama hujan, karena dihari itu aku akan menyatakan betapa menyenangkannya dia, akan kunyatakan betapa aku sangat bahagia ketika bersamanya, dan akan menyatakan kata perpisahan dengannya. Dan hari itu tiba, hari dimana hujan pertama dibulan itu, hal yang tidak tepat adalah hujan ketika kami masih harus sekolah, aku menunggu dia ditempat kami pertama bertemu, aku menunggu ditengah hujan, menunggu dan menunggu sampai aku tahu bahwa dia tidak akan datang.
Dan disinilah aku, di halte bus di kampusku mengenang kembali masa-masa itu, mengingat sejuta rasa yang pernah tercipta diantara kami ketika kami harus pulang bersama sejak hujan itu. Aku disini dengan senyum mengingat kembali bagaimana kami berpisah tanpa ada kata perpisahan karena ketika kami membuat janji untuk bertemu di hari pertama hujan. Hujan pertama itu turun ketika kami sekolah untuk hari terakhir.
Seperti aku kembali ke masa sekolah mengingat rupanya, mengingat bagaimana ia. Ia mengigit pena ketika berpikir dalam belajar, ia akan mengambil pena itu dan menulis ketika ia sudah dapat, ia menggembungkan pipinya, kemudian menatap langit, ia akan menutup mata ketika menguap, ia ingat kalimat apa saja yang diucapkan kepada seseorang yang disenanginya, ia akan menari menikmati hujan di tengah lapangan, ia tersenyum, ia marah, ia melotot padaku, ia melemparku dengan pena, ia menceritakanku pada teman2nya, ia ia ia, ia ingatkah ia denganku 5 atau 6 tahun silam pernah berteman dengannya, pernah tertarik dengannya, ingatkah ia denganku ketika ia melihat hujan di sore hari, ingatkan ia denganku yang hingga saat ini tetap mendoakannya, ia ingatkah ia denganku yang hingga saat ini menyimpan cerita dalam hujan hingga setiap hujan selalu punya cerita baru setiap ia turun.

Ia juga yang berhasil membuat aku jadi punya rasa tersendiri ketika mendengarkan lagu “HUJAN”…
Rinai hujan basahi aku
Temani sepi yang mengendap
Kala aku mengingatmu
Dan semua saat manis itu
Segala seperti mimpi
Kujalani hidup sendiri
Andai waktu berganti
Aku tetap tak ’kan berubah
Aku selalu bahagia
Saat hujan turun
Karna aku dapat mengenangmu
Untukku sendiri
Selalu ada cerita
Tersimpan dihatiku
Tentang kau dan hujan
Tentang cinta kita
Yang mengalir seperti air
Aku bisa tersenyum
Sepanjang hari
Karna hujan pernah menahanmu disini
Untukku 

Yang tahu cerita dibalik hujan itu hanya Tuhan, aku, dia, dan HUJAN… :) :) 

Selasa, 02 Oktober 2012

Diary Perjalanan "Wisuda K'Meylin"

Surprise,,,,,,!!
" hahaha kakak pasti gak nyangka kalo kami beneran gak ada pas kakak wisuda " ini kalimat pertama yang ingin kusampaikan ke kak Meylin. 
untuk menuju hari ini kakak udah banyak lika-liku nah kami juga kak, banyak luka-laki #looh !

Tadi pas kak Mey Wisuda kami gak ada di Rektorat jadi gak ada crita photo bareng PKK hahah, ini memang sudah kebiasaan dan keunggulan kami yaitu membuat PKK kami menjadi satu-satunya PKK terdzolimi se-UR. maap yee kak'eee. kebayang dong wajah kak Mey gimana ?? tepat sekali menjadi Wajah-AdikadikKTB-Ku-Seperti-Tidak-Mengakuiku. gitu kira-kira. acem kak ?? nyari-nyari ?? so pasti !!

Hari ini kami mau buat sesuatu untuk Kak Meylin sebagai hadiah gitu lagh kira-kira, makanya kuputuskan untuk membuat Blog ini menjadi diary perjalanan kek yang di novel-novel itu.. 

Aku sudah kelar kuliah pukul 9.40 WIB,, tapi ke tapinya RAHEL MANA ???? jam berapa ini 10.15 WIB !#@$%#@!@#
duduk nunggu bareng adek-adek 2012 maaakkk'eeee serasa disinggung hati nuraniku untuk nyadar aku sudah tidak layak bersanding dengan mereka #apacoba. akhirnya kuputuskan duduk dekat parkiran.
Rahel... perasaantadi kamu bilanbg sudah dijalan deh dari bengkel,, iia akku sebenarnya nyadar juga kalo Rahel tadi bilang motornya masuk bengkel, yaa namanya nyuruh seseorang yang Ekstrovet nunggu ya ginilah hasilnya *apa hubungannya ama sifat?

Haaaaa itu dia, akhirnya Rahel muncul juga di tepi jalan dan langsung nyuruh aku naik ke goncengan, "bawa bahannya kan ban ?" katanya
'bawa dong,, lah itu apa ? rumput-rumput ???' tanyaku karna keknya kita mau buat ssouvenir deh bukan mau ngumpulin rumput. heheh 'ayok ajalah dulu'.

dan sekarang disinilah kami berada di pondokan samping BalKes UR, nongkrong berdua sambil mempreteli bahan-bahan yang ada. kain flanel, karton, lem, biji saga, daun ilalang, bunga saga, kulit kayu, bunga ilalang, tali, gunting, dan lain-lain. Ok beraksi !!
Rahel : Halo, iia buk, iia,, di Rektorat ya buk? Ok buk
Aku :...???? (nunggu Rahel )
Rahel : aku pergi dulu ya Ban Ibuk Dosen (Sensor) nelpon
Aku : iia cepat ya aku malas sendirian

Wah wah wah..ada abang-abang lewat dan liat-liat sini ?? santai lah bang, aku juga bukan orang stres duduk sendirian ngadung-ngadunk sampah. batinku! dia negliatinnya cem aku orang gila aja potong-potong kulit kayu, gunting-gunting daun tempel-copot-tempel-copot. Raheeeellllllllll cepat kembali dan jangan pergi lagi *sepenggal lagu buatmu*

Sekembalinya Rahel#
Aku : eh kita gimana ? gak ke rektorat dulu paling tidak photo bareng dululah ama Kak Meylin
Rahel : ya udah kita siapin ini dululah
Aku : OKOK

kerja lagi, tempel-copot, cocokkan, rapikan dan jadilah,, tapi belum sempurna masih ada yang tinggal 
Photo kita belum Photo Kak Meylin pun belum. Ok akhirnya kuputuskan SMS kakak cantik Kak Dewi.

To : Kx Dewi
From : 0852749xxxxx
Mess : Kak tolong nti photokan K'Mey ya tapi jangan blg2 alnya pentging kali kak, nti qmi ambil dri kakak.. Ok kak ? yayayaya plisssss. Lina

1 new mess 
From : Kx Dewi 
Mess : OK

Ok lah ,, akhirnya selesai sudah, dan kami pun memeutuskan ke rektoran tapi tunggu ngantar souvenir setengah jadi ini dulu ke kost ku. 
dan sekarang inilah aku sedang diatas motor menjaga si Souvenir_setengah_jadi ini supaya tidak rusak oleh angin karena kondisinya masig Labil. haha
nah, sekarang kami akan ke Rektorat. waaaaaaaaawwww Maceeeettt Giiilllaaaaakkkk
Ok cari jalan lain Hel, akhirnya kami lewat dari jalan belakang Faperta, dan muternya ke Faperika dan ternyata teteeeeuuuuuppppp maceeettt. Ok sabar-sabar pelan-pelan,, 
weeepp ada mobil di sebelah kiri yang kacanya kinclong banget, gak nyadar aku ngaca dan gaya-gaya sikit.
sssrrreeeettttt kaca dibuka .. ASTAGA ASTAGA ASTAGA aku buang muka, kira-kira abang-abang , ibu-ibu, kakak-kakak, atau bapak-bapak ya ??
Huft lega,. cuma ibu-ibu dan mau numpang nanya juga 
Ibu : Dek lokasi Wisudanya yang mana ?
Aku : itu buk gedung yang didepan (nunjuk rektorat)
Ibu : yang itu ya ? (ikut-ikutan nunjuk)
Aku : e   eee   eeee  eee Rahel hel hel 

lum sempat bilang si Rahel udah gas motornya alhasil aku teriak teriak "iiaaa BBUUKK yang DEPAAANNNN" dan diliatin ama orang-orang yang dipinggir jalan.

Nyampe di rektorat @Lokasi Pemotretan (tempat papan bunga maksudnya).
Kak Dewi : Udah Dek tapi gak sempat kakak photo !
Artinya ....... "Kak Mey udah photo dipapan bunga itu dan kak dewi gak sempat ngambil photo yang kami minta dan juga kami gak bisa photo ama kakak PKK kami' ya tahu sendiri lah kan Wisuda S1 Kak Meylin kan cuma sekali aja.

Akhirnya misi 1 tidak photo dengan Kak Mey pas wisudanya tercapai #awalnya cuma main-main aja pun.
sekarang kami melanjutkan misi ke-2 yaitu menyelesaikan souvenir kami. dan disinlah kami di Kost bareng Juni dan Rahel tanpa Tiwi dan Sabeth. kecewa pasti kecewa tapi gapapalah,, kebersamaan dan kebedaan itu penting #ngawur to nak

jadilah sudah souvenir kami dan kami berangkat ke rumah Suhut *BATAK = Rumah Kak Meylin, tempat acara syukurannya. dan inilah akhirnya kami memberi souvenir yang kami buat tapi dengan kondisi tetep bikin Kak Meylin gondok dulu. ingatkan tadi aku bilang Kak Meylin adalah PKK yang kami pertahankan menjadi nominsai terbaik PKK terdzolimi.. hahaha dan  >>>>>> SELAMAT KAK MEYLIN<<<<<<

Jadi semua itu ada yang disengaja dan ada yang tidak disengaja,, eh ceritaku ini ada yang ku penggal-penggal loh,, tapi bagian-bagian yang gak enak nya yang gondok-gondoknya, makan siang, ketinggalan kamera, ngeprint photo, dan duduk nungguin Kak Mey mandi.. heheheh



 Ini tahaptahap kotornya........^^






Kamis, 06 September 2012

Teman Tapi Tidak Mesra

Teman Tapi Mesra,,,

Sebuah kalimat yang sudah sangat biasa kita dengar,, terutama dikalangan anak muda
*sayajugamasihmudaloh
Ada beberapa defenisi tentang Teman Tapi Mesra ini seperti :
1. "Negatif" yaitu menjadi sebuah hubungan yang gak ada iakatan tapi bisa menjadi pengganti pacar #LOH!
2. Teman yang bisa diapa-apakan
3. Teman ya! teman yang mesra-mesraan #apacoba !

Nah, dan banyak lagi yang menjadi defenisi kalimat yang kerap disingkat TTM ini.
kalo TTM berarti dia bisa menjadi penggati pacar kita atau kita perlakukan seperti pacar kita tapi tidak terikat sebagai pacar. itulah kira-kira kesimpulan kasarnya. 

lalu, bagaimana sikap kita sebenarnya menghadapi ini terutama yang orang yang sering mendapat status ini, kalo saya sii pernah tapi sudah tobat. hahahha
benar kah ini yang dimaksud dengan TTM, benarkah ini yang menjadi aplikasi TTM.

Lalu bagaimana dengan status TTTM atau Teman Tapi Tidak Mesra...???

nah, kalo ini tentu gak biasa ya kan ??? NGAKU !!!!
TTTM ??? saya aja bingung. biasanya setau saya kalo teman itu biasanya ya mesra,, karena teman itu malah kadang lebih mesra dari sang kekasih kita,, nah kalo kita bilang kalimat ini berarti kita termasuk TTM ?? saya juga jadi bingung.
tapi yang menjadi pertanyaan penting ini adalah BAGAIMANA DENGAN STATUS TTTM ???

TTTM berarti sebuah hubungan pertemanan tetapi punya batas tertentu yang perlu dikaji lebih dalam karena menjadikan sebuah pertemanan itu menjadi tidak semesra pertemanan yanng seharusnya (artikan dewe)..
tapi apapun itu butuh dikaji lagi lagh pokonya.
kalo TTTM bisa disimpulkan berarti berteman tapi bisa saling menyakiti, bisa saling tendang-tendangan mpe rusakkk cem orang2 yang diacara SmackDown itu ? ntah lagh, saya gak berani ngasih jawaban atau defenisi yang berarti. kalo ada yang bisa sih lebih bagus lagi.

hal kayak gini juga keknya pernah lah kualami.. hahahah 
ceritanya dan kelihatannya sih kami berteman tapi sangat sangat dan sangat tidak mesra, KENAPA ??
ya karena seringkali saling menayakiti bahakan menimbulkan dendam kepada sesama dan saling menyakiti hati masing-masing.. sebenarnya menggondol status ini kagak enak,, sumpah dah,,